Pemberdayaan Masyarakat UMKM dalam Penanganan Limbah Minyak Goreng Menggunakan Komoven Berbasis Ekonomi Sirkuler
DOI:
https://doi.org/10.32639/wadqa564Keywords:
Pemberdayaan, UMKM, Minyak Jelantah, Ekonomi Sirkuler, InovasiAbstract
Pemerintah baru-baru ini mendorong alih konversi gas elpiji maupun sosialisasi pendistribusian gas elpiji 3 kg yang merupakan gas bersubsidi agar tepat sasaran sehingga cukup menyulitkan masyarakat dalam proses mendapatkannya. Hal tersebut mendorong masyarakat, khususnya pelaku usaha UMKM binaan BUMDES yang menjadi mitra pengabdian memerlukan alternatif sumber energi untuk kebutuhan pelaku usaha di kecamatan Paguyangan sehingga kembali menggunakan kayu bakar untuk menekan biaya produksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk 1). Membuat inovasi produk unggulan BUMDES yang menjadi mitra pengabdian 2). Memberikan solusi penggunaan minyak jelantah sebagai bahan bakar untuk memasak 3). Melakukan rekayasa sosial kepada warga untuk mempraktikkan ekonomi sirkuler. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa Komoven (kompor plus oven) yang berbahan bakar minyak jelantah dapat menjadi inovasi produk unggulan BUMDES, selain itu pelaku usaha UMKM binaan BUMDESMA mulai beralih memasak dengan menggunakan komoven berbahan bakar minyak jelantah sebagai alat memasak. Dan masyarakat mulai memahami manfaat praktis ekonomi sirkuler melalui pemanfaa minyak jelantah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mukhroji, Mochamad Fathoni, Muhammad Shofi Mubarok, Muhammad Saumi Andrean Nofa, Muhammad Raiki Maelando

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




